Liturgical Calendar

Featured Posts

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 23 Februari 2017 : JANGAN MENUNDA-NUNDA PERTOBATAN, TINGGALKAN KEHIDUPAN GANDA

Bacaan Ekaristi : Yak. 5:1-6; Mzm. 49:14-15ab,15cd-16,17-18,19-20; Mrk. 9:41-50.

Jangan lagi melakukan kehidupan ganda. Bertobatlah sekarang ... Itulah saran Paus Fransiskus dalam homilinya selama Misa harian Rabu pagi 23 Februari 2017 di Casa Santa Marta, Vatikan, ketika beliau merenungkan tentang bagaimana pertobatan seharusnya tidak berada dalam daftar hal-hal menunda-menunda kita karena perbuatan memalukan tersebut menghancurkan.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 21 Februari 2017 : RASA MALU SUCI MENGATASI GODAAN AMBISI


Bacaan Ekaristi : Sir. 2:1-11; Mzm. 37:3-4,18-19,27-28,39-40; Mrk. 9:30-37

"Semoga Tuhan memberi kita rahmat 'rasa malu suci' di hadapan godaan ambisi". Itulah pesan Paus Fransiskus dalam homilinya selama Misa harian Selasa pagi 21 Februari 2017 di Casa Santa Marta, Vatikan. Beliau juga mengatakan bahwa barangsiapa ingin menjadi yang terdahulu, hendaklah ia menjadi yang terakhir dari semuanya dan pelayan dari semuanya.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA DI PAROKI SANTA MARIA YOSEFIN DARI HATI YESUS, PINGGIRAN KOTA ROMA 19 Februari 2017 : JANGANLAH MEMBALAS DENDAM, DOAKANLAH ORANG YANG BERBUAT SALAH KEPADAMU

Bacaan Ekaristi : Im. 19:1-2,17-18; Mzm. 103:1-2,3-4,8,10,12-13; 1Kor. 3:16-23; Mat. 5:38-48

Hari ini, ada apa yang saya sebut sebuah pesan unik dalam Bacaan-bacaan. Dalam Bacaan Pertama ada Sabda Tuhan yang mengatakan kepada kita : "Kuduslah kamu, sebab Aku, TUHAN, Allahmu, kudus" (Im 19:2). Allah Bapa mengatakan hal ini kepada kita. Dan Bacaan Injil berakhir dengan Sabda Yesus itu : "Karena itu haruslah kamu sempurna, sama seperti Bapamu yang di sorga adalah sempurna" (Mat 5:48) - hal yang sama. Inilah program kehidupan. Menjadi kudus, karena Ia adalah kudus; menjadi sempurna, karena Ia adalah sempurna. Dan kalian dapat bertanya kepada saya : "Tetapi, Bapa, jalan apakah menuju kekudusan, jalan apakah untuk menjadi orang-orang kudus?" Yesus menjelaskannya dengan baik dalam Injil : Ia menjelaskannya dengan hal-hal nyata.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 16 Februari 2017 : ALLAH AKAN MENUNTUT PERTANGGUNGJAWABAN ATAS DARAH YANG TERTUMPAH DALAM PERANG SAAT INI

Bacaan Ekaristi : Kej. 9:1-13; Mzm. 102:16-18,19-21,29,22-23; Mrk. 8:27-33.

Perang dimulai dalam hati seseorang, karena alasan inilah kita semua bertanggung jawab untuk memelihara perdamaian. Inilah pesan Paus Fransiskus dalam homilinya selama Misa harian Kamis pagi 16 Februari 2017 di Casa Santa Marta, Vatikan. Beliau berbicara tentang penderitaan begitu banyak orang yang hidupnya dikacaukan oleh perang yang dilancarkan oleh para penguasa dan para pedagang senjata.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 14 Februari 2017 : JIKA SABDA ALLAH TIDAK DIWARTAKAN DENGAN DOA MAKA IA AKAN MENJADI SEKEDAR PERBINCANGAN

Bacaan Ekaristi : Kis 13:46-49; Mzm. 117:1bc,2; Luk 10:1-9

Keberanian, doa dan kerendahan hati : inilah ciri-ciri yang menunjukkan keistimewaan "para pewarta" besar yang telah membantu Gereja tumbuh di dunia, yang telah berkontribusi terhadap sifat misionernya . Paus Fransiskus mengatakan hal tersebut dalam homilinya selama Misa harian Selasa pagi 14 Februari 2017 di Casa Santa Marta, Vatikan. Beliau mengambil inspirasi homilinya dari Liturgi hari itu serta dari keteladanan Santo Sirilus dan Santo Metodius, santo pelindung Eropa, yang diperingati hari itu.