Liturgical Calendar

Featured Posts

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 28 Maret 2017 : MEMILIKI IMAN BERARTI MENGHAYATI KEHIDUPAN KITA DENGAN SUKACITA

Bacaan Ekaristi : Yeh. 47:1-9,12; Mzm. 46:2-3,5-6,8-9; Yoh. 5:1-3a.5-16

Dalam homilinya selama Misa harian Selasa pagi 28 Maret 2017 di Casa Santa Marta, Vatikan, Paus Fransiskus mendorong orang-orang kristiani untuk dapat bergaul dengan berbagai hal, menghayati kehidupan dengan sukacita. Beliau mendesak mereka untuk jangan mengeluh dan tidak membiarkan diri mereka dilumpuhkan oleh dosa yang buruk, dosa kemalasan.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA HARI RAYA KABAR SUKACITA DI TAMAN MONZA - MILAN, ITALIA - 25 Maret 2017 : TIGA KUNCI AGAR DAPAT MENERIMA PERUTUSAN

Bacaan Ekaristi : Yes. 7:10-14; 8:10; Mzm. 40:7-8a,8b-9,10,11; Ibr. 10:4-10; Luk. 1:26-38

Kita baru saja mendengar pengumuman yang paling penting dari sejarah kita : Kabar Sukacita kepada Maria (bdk. Luk 1:26-38) - sebuah perikop yang padat, penuh kehidupan, yang saya suka baca dalam terang pengumuman lain : pengumuman kelahiran Yohanes Pembaptis (bdk. Luk 1:5-20). Dua pengumuman yang berturutan dan yang dipersatukan; dua pengumuman yang, bila diperbandingkan dengan jelas, menunjukkan kepada kita apa yang diberikan Allah kepada kita di dalam Putra-Nya.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 23 Maret 2017 : JIKA KITA MENGERASKAN HATI MAKA KITA MENJADI ORANG-ORANG ATEIS YANG KATOLIK

Bacaan Ekaristi : Yer 7:23-28; Mzm 95:1-2.6-7.8-9; Luk 11:14-23

Dengarkanlah Sabda Allah untuk menghindari resiko hati yang mengeras. Itulah pesan Paus Fransiskus dalam homilinya selama Misa harian Kamis pagi 23 Maret 2017 di Casa Santa Marta, Vatikan. Paus Fransiskus menunjukkan bahwa ketika kita berpaling dari Allah dan tuli terhadap Sabda-Nya, kita menjadi tidak setia atau bahkan menjadi "orang-orang ateis yang Katolik".

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 21 Maret 2017 : PENGAKUAN DOSA BUKANLAH SEPERTI BINATU

Bacaan Ekaristi : Dan. 3:25,34-43; Mzm. 25:4bc-5ab,6-7bc,8-9; Mat. 18:21-35

Paus Fransiskus memperingatkan agar tidak memperlakukan pengakuan dosa seperti binatu, sebuah tempat untuk melakukan transaksi cepat, menghapus dosa-dosa kita dan menggondol pengampunan palsu. Beliau juga menekankan perlunya orang-orang kristiani benar-benar malu akan dosa-dosa mereka. Paus Fransiskus mengatakan hal tersebut dalam homilinya selama Misa harian Selasa pagi 21 Maret 2017 di Casa Santa Marta, Vatikan.

HOMILI PAUS FRANSISKUS DALAM MISA 20 Maret 2017 : SEMOGA SANTO YOSEF MEMBERI KITA KEMAMPUAN UNTUK MEMIMPIKAN HAL-HAL BESAR

Bacaan Ekaristi : 2Sam. 7:4-5a,12-14a,16; Mzm. 89:2-3,4-5,27,29; Rm. 4:13,16-18,22; Mat. 1:16,18-21,24a

Santo Yosef memberikan orang-orang muda "kemampuan untuk bermimpi, mengambil resiko, dan melakukan tugas-tugas sulit yang telah mereka lihat dalam mimpi". Itulah pesan Paus Fransiskus dalam homilinya selama Misa harian Senin pagi 20 Maret 2017 di Casa Santa Marta, Vatikan. Liturgi hari itu memperingati Hari Raya Santo Yosef, yang biasanya dirayakan pada tanggal 19 Maret, tetapi diundur satu hari karena tanggal tersebut bertepatan dengan Hari Minggu Prapaskah III.